Saoto soep: kembaran soto ala Suriname

9 Dec

Siapa saja pasti pernah makan soto, berkuah dan dimakan panas-panas sangat nikmat rasanya. Nah, di Belanda ada kembaran si soto ini namanya saoto soep (soep = sup) berasal dari Suriname. Lho kok bisa? Nah, dulu waktu jaman penjajahan, banyak orang Jawa yang dimigrasikan ke Suriname (Amerika Selatan) yang juga merupakan koloni Belanda untuk bekerja disana. Hingga saat ini bahasa Jawa masih dipraktekkan juga disamping bahasa Belanda, Hindi dan bahasa Suriname sendiri.  Orang orang pindahan dari Jawa membawa budaya kuliner mereka seperti soto ini, setelah dikombinasi dengan kultur setempat, berevolusi menjadi saoto.

Apasih bedanya saoto dengan soto? Beda pertama terletak pada bumbunya. Saoto dibumbui menggunakan pimentkorrel, rempah asal Jamaica (pimenta dioica) yang terkenal di dapur masakan Karibia. Saoto juga menggunakan daun salam suriname (satu famili dengan daun salam indonesia, tapi lebih kecil bentuknya). Beda kedua terletak pada pernak pernik pelengkapnya. Kentang yang biasanya diolah jadi perkedel untuk menemani soto hanya dipotong kecil dan digoreng saja pada saoto. Sedangkan soun yang biasanya dimasak dengan airpanas malah digoreng seperti kerupuk. Rasanya? Ya enaakkkkkk laaahhhh, mirip-mirip soto, tapi bukan kembar siam,….. mau coba?

salam dan pimentkorrels

saoto soep

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: